Pembom B-1B Lancer Mendarat Darurat di Texas, Kursi Lontar Tidak Berfungsi

AP

ANGKASAREVIEW.COM – Sebuah pembom strategis B-1B Lancer milik Angkatan Udara AS (USAF) terpaksa melakukan pendaratan darurat di Texas. Pesawat dari Pangkalan Udara Dyess itu mengalami gangguan teknis dalam penerbangan dan meminta pendaratan darurat di Bandara Internasional Midland Air and Space Port.

Petugas bandara segera bersiap dengan tim penanggulangan termasuk tim pemadam kebakaran berikut mobil dan busa penyemprot api.

Foto dari pendaratan darurat yang terjadi pada awal Mei 2018 ini memperlihatkan satu pintu keluar darurat (escape hatch) di atap kokpit B-1B terlepas. Anehnya, lepasnya penutup akses darurat itu tidak diikuti dengan terlontarnya kursi penyelamat.

Dua foto yang didistribusikan oleh Associated Press dan Midland Reporter-Telegram jelas menunjukkan hal itu. Diasumsikan, kursi lontar yang diduduki kru B-1B semestinya otomatis terlontar. Namun hal itu tidak terjadi dan menimbulkan pertanyaan.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Diberitakan AirForceTimes (19/5), keempat kru B-1B mendarat dengan selamat.

AP
Istimewa

Pembom B-1B diawaki empat kru, terdiri dari pilot, kopilot, dan dua operator sistem senjata yang duduk di ruang belakang kursi pilot. Terdapat pula kursi tambahan di ruang itu. Semua kursi yang diduduki kru merupakan kursi lontar (ejection seat) ACES II generasi ketiga buatan United Technologies Corporation (UTC).

Tahun 1987, sebuah pesawat B-1B jatuh ketika melaksankaan latihan di Colorado. Pada peristiwa yang terjadi akibat serangan burung itu satu kursi lontar yang digunakan kru tidak berfungsi, sementara tiga kursi lontar lainnya berfungsi dengan baik. Kecelakaan menyebabkan tiga orang tewas dan tiga orang selamat.

RONI SONTANI

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *