China Mulai Pamer Pesawat Pembom Termutakhirnya

Defencetalk

ANGKASAREVIEW.COM – China dikabarkan akan segera mengungkap salah satu pesawat pembom jarak jauh generasi terbarunya. Jika sebelumnya rencana itu masih dianggap omong kosong, namun di awal minggu ini telah beredar sesosok pesawat misterius itu.

Aviation Industry Corp of China, pembuat pesawat terkemuka negara itu, merilis sebuah video profil perusahaan. Di detik-detik akhir video muncul sebuah pesawat yang kemudian disebut sebagai pesawat pembom paling mutakhir.

Video tersebut diterbitkan di akun WeChat untuk menandai ulang tahun ke-60 dari Xi’Aan Aircraft Industry, sebuah anak perusahaan AVIC di provinsi Shaanxi yang merupakan produsen pesawat pembom utama China.

Baca juga:
Jendela Kokpit Pesawat Milik Maskapai China Ini Lepas di Tengah Penerbangan
Makin Sangar, Pembom Strategis Jarak Jauh Tu-22M3M Akan Berdinas Mulai Oktober 2018

Video ini menunjukkan rendering artistik dari sebuah pesawat berbentuk segitiga. “The Next ……” Demikian tertulis di akhir video. AVIC sendiri tidak menjelaskan makna enam detik terakhir video itu.

Terlepas dari keringkasannya, video ini tampaknya telah mengakhiri perdebatan di kalangan penggemar militer China dan pengamat industri penerbangan soal penampilan pesawat pembom baru China itu.

Jenderal Ma Xiaotian, mantan komandan Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat, mengatakan kepada wartawan pada bulan September 2016, “Kami sekarang mengembangkan pembom baru jarak jauh yang akan Anda lihat di masa depan.”

Ucapan Ma itu merupakan pernyataan terakhir yang dikeluarkan secara resmi oleh pejabat China.

Shi Jian, editor senior di majalah Aviation World Monthly mengatakan, langkah AVIC menunjukkan bahwa perusahaan raksasa itu telah membuat kemajuan cukup besar dalam proyek pembom masa depan tersebut sehingga perusahaan ingin memberi tahu orang-orang tentang kemajuan program.

“Saya pikir pesawat pembom baru akan diresmikan kepada publik dalam waktu dekat,” katanya.

Fu Qianshao, seorang ahli pesawat terbang dari Angkatan Udara PLA mengklaim bahwa pembom baru yang sedang dalam produksi itu akan lebih baik daripada B-21 milik AS di dalam jangkauan penerbangan dan daya dukung.

Dia mengatakan, pesawat buatan China itu mungkin akan memiliki jangkauan operasional setidaknya 12.000 kilometer dan muatan maksimum 20 metrik ton bom dan rudal. (IAN)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!