Jendela Kokpit Pesawat Milik Maskapai China Ini Lepas di Tengah Penerbangan

weibo

ANGKASAREVIEW.COM – Sebuah pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat di China bagian barat daya setelah sebagian jendela kokpit lepas di tengah penerbangan.

Pesawat milik Sichuan Airlines itu terbang dari Chongqing ke Lhasa pada Senin pagi (14/5/2018) ketika insiden itu terjadi.

Dari gambar-gambar yang tersebar menunjukkan jendela yang lepas itu ada di sisi kopilot. Kabarnya, kopilot juga hampir tersedot keluar dari jendela karena tekanan yang tiba-tiba hilang.

Penerbangan dengan nomor 3U8633 itu mendarat dengan selamat di bandara Chengdu Shuangliu pukul 7.42 waktu setempat, sekitar 20 menit setelah kecelakaan terjadi.

Baca juga:
Insiden Mesin Meledak Southwest Airlines, Mengulang Peristiwa Sama 2016
Pesawat Angkut Berat Y-20 Telah Beroperasi di Jajaran AU China

Kopilot dikabarkan menderita cedera punggung. Selain itu, kru kabin juga mengalami cedera ringan saat pesawat tiba-tiba kehilangan ketinggian.

Dua puluh tujuh penumpang menerima pemeriksaan medis di sebuah rumah sakit di Chengdu, tetapi tidak ada yang cedera. Penumpang lainnya melanjutkan perjalanan mereka pada siang hari.

“Kaca depan retak tiba-tiba dan memberikan ledakan besar. Saya melihat ke samping dan menemukan setengah tubuh kopilot sudah berada di luar jendela. Untungnya sabuk pengamannya dikencangkan, ” ungkap Pilot Liu Chuanjian mengatakan kepada Red Star News, sebuah portal berita lokal.

Pilot itu menambahkan bahwa peralatan kabin rusak dan hasilnya sangat berisik sehingga dia tidak bisa mendengar suara di radio komunikasi. Pesawat pun berguncang keras dan dia tidak bisa membaca indikator di kokpit.

“Kehilangan tekanan dan suhu rendah yang tiba-tiba membuat saya sangat tidak nyaman dan sangat sulit untuk membuat satu gerakan ketika pesawat itu terbang dengan kecepatan 900 kilometer per jam,” kata Liu.

Liu mengatakan dia harus menerbangkan pesawat secara manual karena sistem otomatis tidak berfungsi.

“Saya telah menerbangkan rute ini seratus kali dan tahu segalanya dengan sangat baik,” kata Liu.

Seorang penumpang bernama Zhao Shihai mengatakan kepada China Youth Daily bahwa dia sedang tidur ketika tiba-tiba dia merasakan turbulensi yang kuat.

“Saya terlempar ke udara dan terjatuh beberapa kali. Masker oksigen di pesawat semuanya putus,” katanya.

Zhao yang duduk di tengah-tengah pesawat, merasakan udara dingin dan melihat pintu kokpit terbuka beberapa menit kemudian.

Dia menambahkan bahwa beberapa penumpang jatuh tetapi turbulensi berkurang setelah awak mendorong pintu tertutup.

Pihak keselamatan penerbangan China saat ini tengah menginvestigasi insiden ini. (IAN)

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!