Grup Tempur Kapal Induk USS John C. Stennis (CVN 74) Selesaikan Latihan Gabungan

US Navy

ANGKASAREVIEW.COM – Grup Tempur Kapal Induk (CSG) 3 USS John C. Stennis (CVN 74) berhasil menyelesaikan latihan pelayaran gabungan pada 11 Mei. Pelayaran dilaksanakan bersama Wing Udara Kapal Induk (CVW) 9, kapal penjelajah rudal berpemandu USS Mobile Bay (CG 53), dan Skadron Kapal Perusak (DESRON) 21.

Kegiatan tersebut melaksanakan latihan pengembangan interoperabilitas dan koordinasi grup sebelum menjalankan penugasan sebenarnya.

Materi yang dilatihkan di antaranya mencakup efektivitas, kesiapan, dan profisiensi para awak yang dibutuhkan dalam misi operasi.

Komandan CSG 3 Laksamana Muda Michael Wettlaufer menyatakan, latihan dilaksanakan selama dua minggu mengaplikasikan hal-hal penting.

“Kami melaksanakan latihan koordinasi pelaksanaan tugas dengan memerhatikan unsur keselamatan dan efektivitas,” ujarnya.

“Kami membangun kosehi di antara kapal induk dengan skadron pendukung sehingga begitu mendapatkan perintah tugas nantinya kami sudah siap,” tambah Wettlaufer dikutip MC2 David A. Brandenburg dalam siaran USS John C. Stennis.

CSG 3 melaksanakan latihan kontra teroris dan pencegatan maritim, manuver formasi, bekal ulang, transit selat, perang anti-permukaan, perang anti-kapal selam, perang anti-serangan udara, misi penyerangan, serta kemampuan jelajah jauh.

Latihan ini melibatkan sekurangnya lima kapal perang, 50 pesawat, dan 6.000 personel.

CVW 9 berkekuatan Skadron Helikopter Serang Maritim (HMS) 71, Skadron Helikopter Tempur Laut (HSC) 14, Skadron Peringatan Dini Terbang (VAW) 117, Skadron Serang Elektronik (VAQ) 133, dan Skadron Tempur Serang (VFA) 151/97/41/14.

Sementara DESRON 21 berkekuatan kapal perang USS Stockdale (DDG 106), USS Spruance (USS 111), dan USSS Chung Hoon (DDG 93).

USS John C. Stennis (CVN 74) merupakan kapal induk nuklir ketujuh dari Nimitz-class milik Angkatan Laut AS (US Navy). Kapal induk ini mulai dibangun tahun 1991 dan berdinas sejak 9 Desember 1995. Markas CVN 74 terletak di Bremerton, Washington, Amerika Serikat.

RONI SONTANI

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *