Fri. May 24th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Update

Dua Bomber Berkemampuan Nuklir China Bikin Taiwan Merasa Tegang

2 min read
bomberPLA-AF

ANGKASAREVIEW.COM – Dua armada pesawat bomber berkemampuan nuklir miliki Angkatan Udara China (People’s Liberation Army-Air Force/ PLA-AF) melakukan patrol udara pada Rabu (18/4/208) lalu yang membuat Pemerintah Taiwan merasa tegang.

“Tanah leluhur ada di dalam hati kami, dan Pulau Permata ada di sanubari Ibu Pertiwi. Mempertahankan sungai-sungai dan pegunungan yang indah Tnah Air merupakan misi sakral pilot Angkatan Udara,” ungkap salah seorang pilot pesawat H-6K Zhai Peisong dalam sebuah pernyataan yang dipublikasi di microblog PLA-AF.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa pesawat bomber H-6K melakukan misi patrol lain di sekitar Pulau Permata Taiwan.

Seperti dikonfirmasi Kementerian Pertahanan Taiwan, Kamis (19/4/2018), pada Rabu sore sepasang bomber H-6K PLA-AF melintas di atas Selat Miyako yang berada di sebelah utara Taiwan sebelum bermanuver ke selatan dan melewati Terusan Bashi untuk kembali menuju pangkalan.

Baca Juga:

Kerahkan Pengebom Berat H-6K, China Gertak AS di Guam

Liaoning Tertangkap Satelit Sedang Lakukan Latihan Besar, China Mengelak

Taipe menyalahkan Beijing terkait peningkatan ketegangan regional dengan ancaman militer, meski di mata China kedua bombernya terbang di atas pulau yang menjadi territorial negaranya.

Seorang Juru Bicara China dari Biro Urusan Taiwan Ma Xiaoguang mengatakan kepada awak media bahwa ‘kegiatan separatis kemerdekaan’ menghadirkan ancaman terbesar bagi keamanan maritime di Selat Taiwan.

“Tidak ada kekuatan (militer) dan tak ada seorang pun yang bisa meremehkan tekad kuat dan kemampuan kami untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas territorial bangsa,” tegas Xiaoguang.

Di hari yang sama, Juru Bicara dari Dewan Urusan Darat Taiwan Chiu Chiu-cheng mengatakan bahwa China telah dengan sengaja memanipulasi (latihan tersebut) untuk menekan dan melecehkan Taiwan dalam upaya untuk memicu ketegangan antara kedua belah pihak di wilayah tersebut. ia menambahkan, Taipe tidak akan pernah tunduk pada ancaman militer apapun. (ERY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *