Mon. May 27th, 2019

Airspace Review

Aviation & Military Updates

India Kerahkan 1.100 Pesawat dalam Gaganshakti

2 min read
Pinterest

ANGKASAREVIEW.COM – Angkatan Udara India mencoba berbagai taktik dan strategi operasional terbaru dalam latihan Gaganshakti. Latihan ini melibatkan lebih dari 1.100 unit pesawat. Latihan dimulai pada 8 April dan akan berakhir pada 22 April.

Pada Sabtu malam (14/4/2018), Angkatan Udara dan Brigade Parasut Angkatan Darat melakukan operasi serangan udara tingkat batalyon di sektor gurun.

“Serangan ini termasuk penerjunan 560 pasukan payung, kendaraan tempur dan platform kargo yang dipandu GPS. Pasukan pendarat dijatuhkan di belakang garis musuh untuk melunakkan kemungkinan perlawanan musuh terhadap lapis baja kita sendiri, ”kata juru bicara AU India dalam keterangan resminya.

Baca juga:
Dua UAV Heron AL India Jatuh dalam Waktu Tiga Minggu, Ada Apa?
Liaoning Tertangkap Satelit Sedang Lakukan Latihan Besar, China Mengelak

Enam pesawat angkut C-130J dan tujuh pesawat angkut An-32 diluncurkan dari beberapa basis AU India untuk operasi tersebut.

Pesawat AWACS (peringatan dan sistem kontrol udara) juga ikut serta dalam menyediakan pengawasan udara dan armada Su-30 memberi perlindungan.

Latihan Gaganshakti mencakup koordinasi real time, penyebaran dan penggunaan tenaga udara dalam skenario pertempuran yang singkat dan intens, serta operasi gabungan dengan matra lain.

“Konsep operasi yang dipercepat, operasi berbasis jaringan, misi jarak jauh dengan pergelaran senjata yang besar, transfer pasukan, penggunaan wilayah udara yang fleksibel, operasi udara maritim bersama dengan Angkatan Laut, operasi gabungan dengan Angkatan Darat, simulasi SAR tempur dan penyelamatan kru udara yang jatuh di belakang garis musuh,” kata sebuah Angkatan Udara India.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah AU India juga mengerahkan pesawat tempur ringan buatan lokal untuk menguji keampuhan dan integrasi dalam operasional AU India.

Pada tanggal 14 April lalu, AU India melakukan operasi udara maritim di pesisir barat untuk memvalidasi kemampuannya atas wilayah Samudera Hindia.

“Dalam konsep serangan jarak jauh, Su-30 terbang dari pangkalan di pantai timur ke pesisir barat India pada jarak lebih dari 2.500 km dan mendarat di pangkalan selatan, sehingga mencakup jarak total 4.000 km dalam satu misi,” kata AU India.

Terbang jarak jauh ini juga menjadi ajang latihan pesawat pengisian bahan bakar penerbangan IL-78 yang menyediakan fasilitas airrefueling ke pesawat tempur Su-30. (IAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *