Baru Diserahkan, Heli SAR AW101 Terguling Saat Ground Run

Leonardo Helicopters

ANGKASAREVIEW.COM – Kabar tidak enak datang dari Norwegia. Baru seminggu menerima heli SAR (search and rescue) AW101 dari Leonardo, heli canggih itu malah terguling saat melaksanakan ground run. Peristiwa yang masuk pada kategori insiden serius itu terjadi di Sola Air Base, Norwegia pada Jumat (24/11/2017).

Seperti dilaporkan beberapa sumber, heli AW101 yang tengah diuji oleh AU Norwegia (RNoAF) itu terguling dengan posisi badan heli menyamping ke sebelah kanan dan baling-baling utama mengalami kerusakan berat.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Heli dengan nomor seri MSN 50268 itu diawaki dua pilot dan empat personel teknik di kabin. Pihak AU Norwegia maupun Leonardo, belum menyampaikan pemberitaan resmi mengenai hal ini.

Kementerian Keadilan dan Keamanan Publik Norwegia membeli 16 unit heli AW101 varian SAR dari Leonardo dengan nilai 1,3 miliar dolar AS. Harga tersebut sudah termasuk pelatihan dan dukungan suku cadang untuk 15 tahun.

Satu unit pertama AW101 varian SAR dikirimkan dari pabrik Leonardo Helicopters di Yeovil, Inggris pada 17 November lalu dan kemudian menjalani periode Tes Operasi dan Evaluasi (OT&E) di Sola Air Base sebelum dioperasikan oleh Angkatan Udara Norwegia pada 2018. Sebanyak 16 AW101 direncanakan akan menggantikan peran 12 WS-61 Sea King Mk43B dan ditempatkan di enam basis pangkalan RNoAF.

Sebelumya pihak pabrikan menyebutkan, AW101 memiliki berbagai keunggulan, seperti keunggulan keselamatan karena dilengkapi tiga mesin dan sistem penuh proteksi pembekuan. Heli yang memiliki kemampuan jarak jelajah terbang yang jauh ini juga mampu terbang 30 menit dalam kondisi gearboxrun dry”.

Tergulingnya heli AW101 milik Norwegia, mengingatkan kejadian serupa pada 25 November 2016 dimana satu unit heli AW101 AU Nigeria terguling dengan posisi badan menyamping ke sebelah kiri usai melaksanakan penerbangan. RONI SONTANI

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!