Duh Cantiknya, Norwegia Mulai Terima Helikopter SAR AW101 dari Leonardo

Leonardo Helicopters

ANGKASAREVIEW.COM – Kementerian Keadilan dan Keamanan Publik Norwegia mulai menerima satu helikopter SAR (pencarian dan pertolongan) AW101 dari pabrikan Leonardo –perusahaan gabungan Italia dan Inggris.

Heli dikirimkan dari pabrik Leonardo Helicopters di Yeovil, Inggris pada 17 November lalu dan selanjutnya akan menjalani periode Tes Operasi dan Evaluasi (OT&E) di Sola Air Base sebelum dioperasikan oleh Angkatan Udara Norwegia pada 2018.

Pengiriman satu unit heli segala cuaca dari Leonardo kepada Kementerian Keadilan dan Keamanan Publik Norwegia, merupakan realisasi dari kontrak pembelian 16 heli sejenis senilai 1,3 miliar dolar AS. Nilai pembelian mencakup pelatihan dan dukungan suku cadang untuk 15 tahun. Pengiriman seluruh 16 heli akan dilaksanakan hingga tahun 2020. Di Norwegia, heli SAR AW101 akan menggantikan peran heli lama 12 WS-61 Sea King Mk43B.

Manager Program Leonardo, Jon Clark, menyatakan heli AW101 yang dibuat untuk fungsi SAR atas pesanan Norwegia merupakan helikopter SAR paling mumpuni di dunia saat ini. Ia berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Norwegia dan juga kerja sama yang baik yang dibangun antara pihak pabrikan, Kementerian Keadilan dan Keamanan Publik, Angkatan Udara Norwegia, serta Badan Materiil Pertahanan Norwegia. “Kami tentu tidak sabar untuk melihat heli ini masuk jajaran operasional tahun depan,” ujar Clark.

Leonardo Helicopters

Dijelaskan, AW101 memiliki keunggulan keselamatan dengan dilengkapi tiga mesin, sistem penuh proteksi pembekuan, jarak jelajah terbang yang jauh, kemampuan terbang 30 menit dalam kondisi gearboxrun dry” serta kelebihan-kelebihan lain dalam hal avionik dan sistem misi di heli ini.

Pintu kabin yang lebar serta pintu rampa di belakang, memudahkan akses keluar-masuk bagi awak maupun penumpang heli AW101. Demikian juga dengan luas kabin 27 m3 memungkinkan penempatan peralatan lebih banyak serta langit-langit heli yang tinggi memungkinkan orang tidak perlu menundukkan kepala saat melakukan kegiatan di dalam kabin dalam posisi berdiri.

Heli SAR AW101 Norwegia dilengkapi perangkat SAR yang canggih termasuk sistem radar pengamatan Osprey AESA multi-panel buatan Leonardo yang mampu melakukan deteksi 360 derajat.

Heli juga dilengkapi dengan sistem kontrol terbang otomatis (AFCS), dua kerekan untuk misi penyelamatan (rescue hoist), lampu pencarian (searchlight), perangkat optik elektro, sistem deteksi telepon, sistem peringatan hambatan, radar cuaca, peralatan medik udara, konsol misi, dan lainnya.

Leonardo

Untuk masalah pemeliharaan, Leonardo bermitra dengan perusahaan Norwegia, AIM Aviation, membangun depo perawatan tingkat ringan/sedang AW101 di enam pangkalan udara AU Norwegia yang sekaligus akan menjadi basis operasi dari 16 heli berbobot maksimal 15 ton ini nantinya.

Leonardo juga bekerja sama dengan Kongsberg Defence Systems membangun pusat perawatan tingkat berat (overhaul) heli AW101 di Norwegia.

Tidak hanya itu, dengan membeli 16 unit heli AW101, Leonardo juga menjadikan Norwegia sebagai salah satu pusat pelatihan pilot AW101. Di negara Nordik itu, Leonardo dan CAE membangun Full Flight Simulator (FFS) AW101 yang dapat digunakan untuk pelatihan pilot-pilot Norwegia maupun pilot AW101 dari negara-negara lain. Fasilitas yang berada di Sola Air Base dan telah dibuka sejak Juni 2017 itu merupakan kepanjangan tangan Leonardo dalam memperluas jaringan fasilitas pendidikan untuk heli canggih AW101. RONI SONTANI

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *