Saudi Bicarakan Kemungkinan Beli UAV Anka dari Turki

TMD

ANGKASAREVIEW.COM – Kerajaan Arab Saudi melakukan pembicaraan dengan Turkish Aerospace Industry (TAI) mengenai kemungkinan negeri kaya raya di Asia Barat itu untuk membeli enam pesawat tanpa awak jenis medium-altitude long-endurance (MALE) Anka berikut dua stasiun pengontrol daratnya.

Manajer Pemasaran Korporat TAI, Gorkem Bilgi, kemarin menyatakan, keinginan Arab Saudi untuk membeli Anka sebenarnya sudah lama tersirat dan sejak tahun 2013 negosiasi itu telah dilakukan. Namun, hingga saat ini memang belum terjadi kontrak untuk merealisasikannya. Arab Saudi kini tampaknya juga menginginkan ada transfer teknologi bila jadi membeli pesawat nirawak yang telah muncul versi kombatannya itu.

Anka merupakan pesawat tanpa awak pertama hasil rancangan murni TAI. Wahana udara ini kini dioperasikan oleh Angkatan Udara Turki sebanyak empat unit dan jumlahnya akan bertambah tahun depan. Selain AU, Kementerian Dalam Negeri Turki juga merupakan pengguna wahana udara tersebut.

Anka melakukan misi pertama tahun lalu di Provinsi Elazig, bagian timur Turki. Pesawat ini terbang selama empat jam hingga ketinggian 19.000 kaki untuk melakukan penerbangan observasi dan eksplorasi.

Program memodifikasi Anka menjadi UAV bersenjata (UCAV) diluncurkan TAI tahun 2013. Kala itu TAI melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan badan pengadaan persenjataan Turki, Undersecretarian for Defense Industry (Savunna Sanayii Mustersarligi -SSM), untuk membuat 10 unit Anka-S. RONI SONTANI

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *