Tingkatkan Keselamatan Penerbangan, Operator Harus Beri Pelatihan Airmanship

ANGKASAREVIEW.COM – Operator penerbangan harus memberikan pelatihan mengenai airmanship kepada awak pesawat khususnya pilot yang mengemban tanggung jawab paling besar dalam sebuah penerbangan. Pelatihan diawasi oleh regulator penerbangan dalam hal ini Kementerian Perhubungan.

Asep Adang Supriyadi menuangkan hal tersebut dalam disertasi mencapai gelar doktor (S3) di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya, Malang dengan judul “Implementasi Kebijakan Publik dalam Hubungannya dengan Airmanship Pilot Guna Tercapainya Keselamatan Penerbangan di Indonesia”.

Dok

Asep Adang S yang merupakan perwira tinggi TNI AU bintang satu dan kini mengajar di Universitas Pertahanan sebagai dosen tetap itu, pada Sabtu (11/11/2017), telah diwisuda bersamaan dengan para sarjana lain dalam prosesi Wisuda Vokasi, Sarjana & Pascasarjana  Universitas Brawijaya Periode IV Tahun Akademik 2017/2018.

Dikatakan lebih lanjut oleh Asep Adang, setiap operator penerbangan harus menyusun prosedur operasi standar (SOP) tentang pelatihan airmanship. Airmanship sendiri diartikan sebagai sebuah jiwa, pedoman, atau norma yang harus dipahami, dilaksanakan, dan ditaati oleh semua pilot dan seluruh personel penerbangan. “Karena keselamatan penerbangan berawal dari airmanship personel penerbangan,” ujarnya kepada Angkasa Review.

Dok

Pemerintah c.q Kementerian Perhubungan, lanjut Asep, juga dapat mengusulkan Undang-undang khusus tentang keselamatan penerbangan yang berisi penekanan tentang perlunya airmanship. UU khusus tentang keselamatan penerbangan ini berbeda dengan UU No.1 tentang Penerbangan. “Harapannya, agar UU tersebut fokus mengatur tentang keselamatan penerbangan,” pungkasnya.

Asep Adang Supriyadi lahir di Surabaya, 14 Mei 1962. Anak prajurit KKO (sekarang Korps Marinir TNI AL) ini usai menamatkan SMA di Jakarta tahun 1981 kemudian masuk AKABRI Udara dan lulus tahun 1985.

Dok

Tujuh jabatan terakhir yang pernah diembannya di TNI Angkatan Udara adalah Komandan Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma, Komandan Wing 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Komandan Korps Siswa Seskoau di Lembang, Komandan Lanud Husein Sastranegara di Bandung, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Wakil Komandan Komando Pendidikan TNI AU, dan Kepala Dinas Survei dan Pemotretan Udara TNI AU. RONI SONTANI

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!