Ikut Exercise Blue Force, 70 Pesawat Multinasional Bertarung di Israel

Youtube

ANGKASAREVIEW.COM – Sebanyak 70 pesawat dari tujuh negara mengikuti latihan tempur udara multinasional “Exercise Blue Force” yang digelar Israel di Pangkalan Udara Ouvda mulai 2 November 2017 lalu.

Latihan terbesar yang digelar dua tahunan oleh Angkatan Udara Israel sejak 2013, tahun ini juga diikuti oleh tiga peserta baru yakni India, Perancis, dan Jerman. Peserta lainnya adalah Amerika Serikat, Italia, Polandia, dan Yunani. Latihan dilaksanakan selama dua minggu dengan beragam skenario pertempuran udara modern. Minggu pertama diisi dengan perkenalan dan penyesuaian medan.

Salah satu materi latihan, penempur-penempur kawakan dari berbagai negara akan bertempur melawan “Skadron Naga Terbang” yang dikerahkan tuan rumah sebagai skadron penyerang. Untuk hal ini Israel menurunkan skadron-skadron berkekuatan F-15 Baz, F-16I Soufa, dan F-16A/B Barak yang disimulasikan sebagai pasukan penyerang (aggressor) dan akan menggempur kekuatan lawan.

Youtube

Mengacu pada keterangan Kepala Cabang Latihan Divisi Udara AU Israel Letkol Guy, ada dua tujuan utama dilaksanakannya Exercise Blue Force. “Pertama, adalah untuk menyimulasikan skenario pertempuran udara modern dan meningkatkan kesiapan tempur udara dari semua Angkatan Udara peserta latihan. Yang kedua, adalah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Angkatan Udara Israel merupakan AU yang maju, kuat, dan terdepan,” ujarnya.

Komandan Skadron 133 Letkol Nadav menambahkan, Exercise Blue Force merupakan suatu kegiatan latihan yang sangat signifikan dalam hubungan AU Israel dengan AU negara-negara lain, termasuk dengan negara-negara peserta baru. “Latihan ini akan melanjutkan kerja sama kami dengan negara-negara peserta di masa mendatang,” kata Nadav.

AS, Yunani, dan Polandia menyertakan penempur F-16 pada latihan ini. Perancis, Jerman, dan Italia masing-masing mengerahkan Mirage 2000D, Eurofighter Tyhoon, dan Panavia Tornado. Sementara India baru mengikutsertakan pesawat 130J Super Hercules saja.

Selain pesawat tempur dan pesawat angkut, dalam latihan ini disertakan pula helikopter, UAV, hingga senjata-senjata gerak antiserangan udara. RONI SONTANI

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!