Angkatan Darat Amerika Akan Gunakan Pistol Terbaru

SIG XM17

ANGKASAREVIEW.COM – Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army/AD AS) akan mulai menggunakan pistol terbaru pada November tahun ini.

P320 MHS, varian militer dari pistol sipil SIG Sauer P320 (antara lain dibeli Polisi Thailand sebanyak 152.000 pucuk), telah terpilih menjadi pistol standar AD AS pada 19 Januari 2017 lalu. SIG Sauer berhasil mengalahkan tujuh pabrikan senjata lain yang mengajukan 11 pistol dalam tender bertajuk XM17 Modular Handgun Systems (MHS) Comptetion tersebut.

XM17 MHS Competition digulirkan tahun 2011 dan mulai intensif mencapai babak kompetisi sejak 2015 guna mencari pengganti pistol M9 buatan Beretta. M9 sebelumnya menjadi pistol standar AD AS sejak tahun 1986. Nama-nama besar pabrikan senjata seperti Beretta, CZ, FN America, Smith & Wesson M&P, dan Glock ikut serta dalam kompetisi ini.

P320 MHS dari SIG Sauer atau disebut pistol XM17 (nantinya menjadi M17) mendapatkan penilaian maksimal (100%) dari seluruh perwakilan satuan AD AS yang ikut mengujinya.

Letkol Steven Power, manager produk senjata tentara di AD AS sebagaimana dikutip laman resmi US Army pada 21 Juli mengatakan, P320 MHS mendapatkan respons sangat positif dari seluruh tim penguji. Proses pengujian telah dilaksanakan di Aberdeen Proving Ground, Maryland, pada musim semi.

“Sangat tidak  biasa, reaksi para tentara AD AS sangat positif terhadap pistol ini,” ujar Power. Padahal, lanjut dia, terhadap produk baru biasanya timbul semacam keenganan atau sikap tidak langsung menerima.

“Usai pengujian di Aberdeen, seratus persen para tentara menyatakan kesetujuannya terhadap P320 MHS,” tambahnya. Para tentara menyatakan, XM17 sangat nyaman digunakan, akurat, dan meningkatkan kepercayaan diri penggunanya.

Pistol terbaru XM17 pertama kali akan diberikan sebanyak 2.000 pucuk kepada divisi lintas udara 101st Airborne Division (Air Assault) yang bermarkas di Fort Campbell, Kentucky. Setelah itu pihak pabrikan akan mengirimkan pistol berikutnya kepada seluruh satuan jajaran AD AS dalam kurun 10 tahun.

Power menjabarkan, XM17 memiliki tingkatan ergonomik yang sangat bagus, tidak hanya pada segi kenyamanan pakainya saja, melainkan semuanya. Mulai dari ketangguhan, akurasi, efektivitas, dan tentu saja sifat modularnya.

Atas kemenangan tersebut, SiG Sauer mendapatkan kontrak 580 juta dolar AS untuk memroduksi XM17 model ukuran penuh (full size) maupun ukuran kompak. Sementara untuk amunisi, AD AS memilih pabrikan Winchester sebagai subkontraktor guna menyuplai peluru kaliber 9mm yang digunakan.

CEO SIG Sauer Ron Cohen menyatakan kebanggaan produknya dipilih oleh AD AS. “Ini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami P320 terpilih menjadi pistol US Army. Ini juga membuktikan kemajuan inovasi karyawan kami selaku pabrik senjata yang berkualitas dan terpercaya,” ujarnya sebagaiamana dikutip laman resmi SIG Sauer.

XM17, lanjut Cohen, merupakan pistol modular terbaik saat ini. “Dari mulai kaliber peluru, hingga ukuran pistol, gagang genggaman yang sangat pas bagi pengguna,” jelasnya. Sementara untuk amunisi, dapat menggunakan 9mm, .35SIG, maupun .40S&W. AD AS sendiri memilih 9mm.

RONI SONTANI

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *